Langsung aja deh ini profilnya John myung
John Ro Myung (lahir di Chicago, 24 Januari 1967; umur 47 tahun) adalah seorang bassist dan anggota pembentuk grupprogressive metal Dream Theater.Dia merupakan satu-satunya anggota Dream Theater yang memiliki keturunan Asia yaitu Korea.
Biografi
Lahir pada tanggal 24 Januari 1967 di [chicago] dan besar di Long Island, New York.Ibunya sering mendengarkan music classic saat dia masih kecil, dan saat Myung muda berusia 5 tahun, dia mengambil kursus biola. Kemudian saat John Myung berusia 15 tahun, tetangganya mendekatinya untuk memainkan bass pada band tetangganya tersebut, kemudian Myung berasumsi bahwa Bass mempunyai 4 senar sama dengan biola, jadi dia dapat mempelajarinnya dengan cepat dan sejak saat itu dia beralih ke Bass guitar dan sejak saat itu dia tak pernah lagi memainkan biola.
Inspirator yang memengaruhi John Myung seperti Steve Harris dan Geddy Lee, juga band seperti Rush, Yes dan Iron Maiden. Juga dia sering mendengarkan band seperti jane's addiction, Red Hot Chilli Peppers sebaik musik classic dan blues.
John merupakan satu-satunnya anggota Dream Theater yang tetap tinggal di Long Island bersama istrinnya Lisa dan 2 anaknya, Brandon dan Christian Myung.
Lagu yang pernah diciptakannya untuk Dream Theater ialah Learning To Live pada album Images and Words dan Trial of Tears pada album Falling Into Infinity. dia mempunyai project lain selain dream theater yaitu Jelly jam.a
Kalo di sepakbola saya demen banget sama si Andrea Barzagli,, dia seorang bek di club Juventus..
dia punya skill yang hebat dalam mengehentikan serangan striker,, dan permainannya pun bagus,, tidak egois,, langsung aja deh profilnya...Andrea Barzagli adalah seorang pemain sepakbola berkewarganegaraan Italia yang dikenal sebagai pemain yang memiliki fisik kuat dan memiliki konsentrasi yang tinggi di atas lapangan.
Pada musim 1998-1999, Barzagli mengawali karirnya sebagai pemain profesional dengan tergabung dalam klub semi-profesional Rondinella Calcio sebelum pindah ke A.C. Pistoiese selama musim 2000-2001. Kemudian pada tahun berikutnya, Barzagli kembali tergabung dalam Rondinella Calcio. Untuk musim 2001-2002, Barzagli menandatangani kontrak dengan manajemen Ascoli Calcio 1898 dan membantu tim tersebut dipromosikan ke klasemen Serie B.Ia bertahan dalam Ascoli Calcio setahun berikutnya, namun tidak ada kesuksesan lain yang berhasil dicapai.
Pada Juli 2003, Barzagli dijual oleh Piacenza ke klub Chievo Verona. Satu tahun kemudian, pemain posisi bertahan ini menandatangani kontrak dengan manajemen Palermo, sebuah tim klasemen Serie A.
Pada tahun 2008, Barzagli melakukan sebuah negosiasi yang membahas tentang kontrak persetujuan dengan manajemen ACF Fiorentina. Pada saat itu media dan penikmat bola memperkirakan bahwa kontrak tersebut akan disetujui oleh Barzagli dan ia akan tergabung dalam Fiorentina. Namun kenyataannya kontrak tersebut gagal diwujudkan karena adanya ketidaksepahaman antara kedua belah pihak mengenai biaya transfer dan gaji Barzagli yang akan diberikan Fiorentina padanya.
Manajer pribadi Barzagli menyampaikan pada media, “Perbedaan antara apa yang kami (Barzagli) minta dan apa yang mereka (ACF Fiorentina) tawarkan tidak menemukan titik temu. Andrea telah bersedia untuk merelakan sejumlah uang untuk bermain dalam Fiorentina, namun mereka tidak menganggap permintaan kami sebagai sesuatu yang perlu dipertimbangkan.”
Kemudian Barzagli memilih untuk bergabung dalam VfL Wolfsburg bersama rekannya yang sesama berasal dari Italia, Cristian Zaccardo. Dalam tim tersebut, Barzagli diberi nomor punggung 43. Biaya transfer yang dibayarkan VfL Wolfsburg sebesar €12.95 juta. Barzagli turun di setiap pertandingan dan bermain secara penuh selama turnamen Bundesliga 2008-2009.
Pada Januari 2011, Barzagli meninggalkan Wolfsburg untuk kembali ke Italia dan tergabung dalam sebuah tim raksasa klasemen Serie A, Juventus. Biaya transfer yang disetujui Barzagli dan manajemen Juventus dalam kontrak sebesar €300,000. Kontrak Barzagli dengan klub Wolfsburg sebenarnya berakhir pada Juni 2011.
Enam bulan awal bersama Juventus, ia menjalani musim yang sangat mengecewakan, yakni pada musim 2010-2011 dibawah arahan manajer Luigi Delneri. Akhirnya Juventus hanya berhasil meraih posisi ke tujuh pada klasemen Serie A. Namun performa Barzagli sebagai pusat sisi pertahanan Juventus berhasil memukai beberapa pengamat sepakbola.
Sejak kedatangan Antonio Conte sebagai pelatih Juventus, Barzagli menjadi pemegang utama tonggak pertahanan Juventus dan menjadi salah satu pemain yang paling konsisten untuk diturunkan ke lapangan. Musim 2011-2012 berakhir dengan prestasi Juventus menjadi tim yang memenangkan turnamen Serie A tanpa terkalahkan dan memiliki sisi pertahanan terbaik.
Barzagli mencetak gol pertamanya untuk Juventus pada Mei 2012 di pertandingan melawan Atlanta melalui tendangan penalti. Barzagli berhasil mengantarkan Juventus menjadi scudetto musim 2011-2012 dan memenangi turnamen Super Coppa Italiana 2012.
Barzagli juga termasuk dalam Juventus saat tim tersebut memenangkan penghargaan Serie A Team of the Year 2012 dan ia dianugerahi penghargaan Serie A Defender of the Year 2012.
Selama musim 2012-2013, Barzagli telah bermain pada empat puluh lima pertandingan di semua kompetisi yang diiikuti Juventus, yang merupakan jumlah total penampilan tertinggi sejak karir pertamanya di Wolfsburg. Barzagli merupakan bagian dari skuat tim nasional Italia yang berhasil memenangkan UEFA Under 21 Championship 2004. Kemenangan pertama di karir internasionalnya adalah pada pertandingan melawan Finladia pada November 2004.






